Free Websites at Nation2.com
Peternakan
Peternakan

Cara Penetasan Telur Ayam Bekisar


Setelah terjadi perkawinan antara pejantan ayam hutan hijau dengan induk ayam kampung, selanjutnya induk ayam kampung tersebut siap untuk bertelur. Induk ayam kampung ini biasanya bertelur antara 8—15 butir. Pada tahap berikutnya telur tersebut siap dieramkan. Untuk pengeraman telur tersebut, dapat ditempuh berbagai cara sebagai berikut :

Pengeraman oleh induk sendiri

Dalam hal pengeraman ini, kami telah mencoba mengeramkan telur pada induknya. Pada waktu itu telur yang dierami sebanyak 8 butir, dan setelah dierami selama 21 hari, yang menetas hanya 5 butir. Anaknya terdiri atas 3 ekor jantan dan 2 ekor betina.

Untuk membedakan jantan dan betina anak ayam tersebut, selain dilihat dari bentuk kepalanya juga warna kaki-nya. Jika anak bekisar mempunyai kaki warna hijau biasanya berkelamin betina, dan jika warna kakinya kuning, biasanya berkelamin laki-laki. Metode di atas sebetulnya tidak selalu benar, sebab adakalanya anak ayam bekisar yang mempunyai kaki hijau, setelah besar ternyata menunjukkan jenis kelamin jantan.

  • Apalagi anak ayam bekisar yang berwarna hitam, jika masih kecil sulit ditentukan jenis kelaminnya. Namun demikian, menurut pengalaman untuk membedakan anak ayam bekisar jantan dan betina dapat digunakan kriteria sebagai berikut:
  • Anak ayam bekisar jantan mempunyai gerakan yang lebih lincah, bunyinya lebih keras, jika dibandingkan dengan anak ayam bekisar betina.
  • Anak ayam bekisar jantan akan mengangkat kakinya ke atas jika digantung dengan cara memegang kulit kuduk-nya, sedangkan anak ayam bekisar betina tidak mengangkat kakinya, tapi hanya menggantung saja.
  • Anak ayam bekisar jantan akan mengangkat kepalanya jika digantung dengan cara memegang kakinya. Penentuan jenis kelamin tersebut hanya dipakai sebagai petunjuk yang kebenarannya juga belum dapat dijamin 100%.

Pengeraman oleh induk lain

Agar telur yang dihasilkan oleh induk ayam kampung lebih produktif, kami juga mencoba menetaskan telur-telur tersebut dengan memakai induk ayam kampung lain. Sementara itu, induk ayam kampung yang dijodohkan selang 14 hari kemudian akan bertelur kembali. Dalam pengeraman dengan induk lain ini, peternak juga harus mempunyai beberapa ayam kampung yang siap mengeram, sehingga tidak akan terjadi kesulitan saat akan mengeramkan.

Pengeraman dengan mesin tetas

Di samping kedua cara pengeraman tersebut di atas, pengeraman juga dapat menggunakan mesin tetas.

Dewasa ini sudah banyak dijual macam-macam mesin tetas. Keuntungan menetaskan dengan memakai mesin adalah dapat menetaskan telur ayam dalam jumlah besar. Waktu yang diperlukan untuk menetaskan sama dengan pengeraman induk ayam kampung, yaitu 21 hari.

Sumber panas dari mesin tetas tersebut dapat bersumber dari lampu minyak (lampu tempel), dapat juga berasal dari sumber listrik, atau kombinasi dari kedua lampu tersebut.

Penggunaan mesin tetas ini akan lebih efisien jika telur yang ditetaskan cukup banyak. Yang perlu diperhatikan jika menetaskan dengan memakai mesin tetas adalah sebagai berikut :

  1. Sebelum telur dimasukkan dalam mesin tetas, suhu dalam ruangan mesin tetas tersebut dibuat 39°C - 40°C, dan suhu ruangan dibuat lembap dengan jalan mengisi bak piring yang ada pada dasar mesin tetas dengan air secukupnya.
  2. Setelah suhu stabil, telur ayam bekisar dimasukkan kedalam rak dengan bagian yang lancip ditaruh di bawah.
  3. Setelah tiga hari, telur dibalik dengan jalan memutar rak telur tersebut ke depan atau ke belakang. Pemutaran tersebut dilakukan sampai dengan hari yang ke-18.
  4. Setelah 18 hari telur berada di rak, telur tersebut kemudian dipindahkan pada bagian bawah dan tidak dibalik-balik lagi.
  5. Pada hari yang ke-21, telur-telur tersebut mulai menetas. Anak ayam bekisar yang baru menetas tersebut masih basah, dan biarkan selama 24 jam tetap berada di dalam mesin. Setelah itu, barulah dipindahkan ke tempat pemeliharaan/perawatan anak ayam bekisar. Anak ayam bekisar yang berumur 1 hari, sudah tampak sehat dan akan berlari-larian, serta sudah mulai belajar makan. Anak ayam bekisar yang baru menetas ini akan mempunyai warna dan corak yang bervariasi, sesuai dengan warna induknya.